Gayus Akhirnya Ngaku ke Luar Negeri

Sabtu, 8 Januari 2011
Selamat Datang | Register | Sign In
KOMPAS.comCetakePaperBolaEntertainmentGamesTeknoOtomotifFemaleHealthPropertiForumKompasianaImagesMobileKompasKarierPasangIklanGramediaShop
KOMPAS

* Home
* Nasional
* Regional
* Internasional
* Megapolitan
* Bisnis & Keuangan
* Olahraga
* Sains
* Travel
* Oase
* Edukasi
* English
* Archive
* Video
* More
o Index Berita
o Info Kita
o Surat Pembaca
o Berita Duka
o Seremonia
o DKK
o Matahati
o Tanah Air
o Kompas Kita
o Kompas AR
o Kompas Dakode
o Kompas Widget
o Kompas Apps
o Kabar Palmerah
o RSS Feed
o Site Map

Kembali ke Index Topik Pilihan
Gayus ke LN
Gayus Akhirnya Ngaku ke Luar Negeri
Jumat, 7 Januari 2011 | 13:02 WIB
KOMPAS/AGUS SUSANTO dan Twitter Denny Indrayana
Sekretaris Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum Denny Indrayana mengunggah foto paspor Sony Laksono (kiri), Rabu (5/1/2011). Sosok Sony Laksono mirip dengan sosok Gayus mengenakan wig dan kacamata (foto kiri) yang tertangkap kamera wartawan saat menonton pertandingan tenis di Bali.
TERKAIT:

* Imigrasi Tak Terbitkan Paspor “Gayus”
* SBY Tak Ingin Intervensi Kasus Gayus
* Makin Lama, Makin Banyak Kejanggalan
* JPU: Gayus Alihkan Isu
* Siapa Membekingi Gayus?

JAKARTA, KOMPAS.com — Hasil interogasi oleh tim gabungan dari Bareskrim Polri dan Direktorat Jenderal Imigrasi, Gayus Halomoan Tambunan mengakui pergi ke tiga lokasi yakni Singapura, Makau, dan Kuala Lumpur selama menjadi tahanan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Yang bersangkutan (Gayus) dari hasil interogasi benar memang ke sana. Ke Makau, Kuala Lumpur, Singapura juga,” ucap Kepala Divisi Humas Pori Irjen Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jumat (7/1/2011).

Selain itu, kata Anton, Gayus juga mengaku pergi dengan menggunakan paspor atas nama Sony Laksono. Interogasi dilakukan pada Selasa (4/1/2011) malam hingga Rabu (5/1/2010) pagi. Penyelidikan itu dilakukan tanpa pemberkasan lantaran penyidik belum mendapat izin dari majelis hakim.

Seperti diberitakan, menurut Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, data pada paspor atas nama Sony Laksono itu palsu. Menurut dia, paspor atas nama Sony laksono itu secara resmi tak pernah dikeluarkan oleh imigrasi. Data dalam paspor yang diterbitkan 5 Januari 2010 itu menyebutkan Sony Laksono lahir 17 Agustus 1975.

Gayus menuding ada pihak yang sengaja mengatur hingga kasus kepergian ke luar negeri itu mencuat ke publik. Dia sempat mempertanyakan mengapa paspor itu muncul di twitter Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Deny Indrayana.

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: