sistem sebuah klinik

Komponen Sistem Database adalah :
1. Data, data ada dua macam yaitu data terintegrasi dan data yang dapat dipakai bersama – sama (shared).
2. Perangkat keras (hardware).
3. Perangkat lunak (software) dan pemakai (user).

2.3 E.R.D
ERD / entity relationship diagram adalah suatu model jaringan yang menggunakan suatu susunan data yang disimpan dalam sistem secara abstrak. Jadi, jelaslah bahwa ERD ini berbeda dengan DFD yang merupakan suatu model jaringan fungsi yang akan dilaksanakan oleh sistem, sedangkan ERD merupakan model jaringan data.
Biasanya ERD ini digunakan oleh professional sistem untuk berkomunikasi dengan pemakai eksekutif tingkat tinggi dalam suatu organisasi (seperti wakil presiden direktur dan manajer yang tidak tertarik pada pelaksanaan operasi – operasi sistem sehari-hari). Pemakai ini lebih tertarik pada data : data apa saja yang dibutuhkan untuk bisnis mereka? Bagaimana data tersebut berrelasi dengan data lainnya? Siapa saja yang diperkenankan untuk mengakses data tersebut?
ERD juga menguntungkan bagi professional sistem, karena ERD memperlihatkan hubungan antara data store pada DFD. Hubungan ini tidak terlihat pada DFD, karena DFD hanya memusatkan perhatian pada fungsi – fungsi sistem bukan pada data yang dibutuhkan.

2.3.1 Komponen ERD
Komponen utma ERD adalah entitas (entity), relationship dan atribut (attribute). Masing – masing komponen ini akan dibahas dibawah, sedangkan komponen – komponen lainnya akan diperkenalkan pada sub bab sub bab berikutnya.

1. Entitas
Entitas adalah sesuatu dalam dunia nyata dengan keberadaan yang bebas baik secara fisik maupun secara abstrak. Entitas dengan keberadaan secara fisik dapat didefinisikan sebagai orang, benda, tempat, sedangkan entitas dengan keberadaan secara abstrak adalah kejadian dan konsep. Beberapa contoh dari entitas di atas adalah :
• Orang : Pegawai, Mahasiswa, Pasien.
• Tempat : Daerah, Kota, Klinik.
• Benda : Kendaraan, Obat, Buku.
• Kejadian : Pendaftaran, Transaksi, Pencatatan.
• Konsep : Rekening, Mata kuliah, Pekerjaan.

Metode penelitian
Metode penelitian yang digunakan untuk menyelesaikan penulisan ilmiah ini adalah dengan metode :
1. Studi Lapangan
Dalam hal ini penulis melakukan studi lapangan untuk melihat kegiatan – kegiatan yang dilakuakan oleh klinik tersebut. Dan juga penulis mewawancarai secara langsung pihak – pihak terkait yang berhubungan langsung dengan pendaftaran dan pencatatan perawatan pasien untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
2. Studi Pustaka
Penulis juga mencari informasi dari berbagai literatur yang berhubungan dengan masalah yang akan ditulis dari sistem manual ke sistem komputerisasi.

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: