sistem aplikasi klinik

Membuat Program Transaksi Klinik
Di Masyarakat kini sudah terbiasa dengan perkembangan teknologi komputer, tentunya sudah mengenal berbagai macam jenis program klinik. Baik yang masih sederhana, maupun program klinik dengan teknologi streaming. Untuk membuat database dengan komputer, tentunya penulis sudah akrab tool – tool yang terdapat dalam database. Program ini merupakan salah satu program database yang sangat terkenal di Indonesia, bahkan di seluruh dunia.
Kecanggihan teknologi dan kemudahan pemakaian program database, menjadi inspirasi bagi programmer di seluruh dunia untuk membuat program yang serupa atau mirip. Contoh konkretnya adalah pada software database dengan nama paradox 7. Software ini khusus dibuat untuk pecinta database, yang suka dengan teknologi canggih tapi tidak perlu mengeluarkan biaya untuk memakainya. software database yang sengaja dibuat untuk system operasi Linux. Kalau dilihat dari segi tampilan maupun segi pemakaian user, software ini sangat mirip sekali dengan ms. Access pada microsoft.
Software-software klinik yang biasa digunakan untuk perawatan ada banyak sekali, di antaranya yang popular di Indonesia adalah Microsoft Visual Basic 6.0, Microsoft Visual Foxpro, dan masih banyak lagi. Jika penulis tidak bisa mendapatkan beberapa software tersebut dengan mudah, penulis bisa mendapatkannya di dunia Internet.
Pada desain form di atas digunakan dua buah objek Edit box. Edit box pada desain form kali ini, digunakan untuk menampung database-database yang akan dimainkan oleh player. Objek Edit box yang pertama digunakan untuk menyimpan nama file, sedangkan Objek Edit box yang kedua digunakan untuk menyimpan alamat file.
Setelah anda selesai mengatur properties beberapa objek-objek yang telah dimasukkan ke dalam desain form, aturlah supaya tata letaknya sama dengan contoh tampilan pada Gambar
1. Langkah selanjutnya penulis perlu mendeklarasikan terlebih dahulu unit MMSystem yang mendukung program klinik ini didalam file unit. Berikut ini adalah pendeklarasian secara lengkap, unit tambahan dan unit yang menunjang program Delphi 7.
2. Untuk membantu logika dan aliran data dalam program, penulis membutuhkan beberapa variable yang bersifat global untuk mempermudah dalam mengendalikan penyimpanan data yang bersifat sementara.
3. Selanjutnya deklarasikan secara manual beberapa procedure dalam class form, seperti contoh berikut ini :
Untuk selanjutnya lengkapi kode program dari procedure yang telah dideklarasikan di atas, di bawah Implementation pada file unit.
4. Selanjutnya penulis perlu menambah kode program untuk Event onclick masing-masing label yang sudah dibuat link dengan kode program seperti langkah 7.
5. Setelah membuat kode program untuk menampilkan semua file database ke dalam suatu daftar database dalam objek edit box , tentunya seorang user ingin menyimpan daftar database tersebut, agar pada saat penggunaan program selanjutnya tidak perlu lagi memasukkan file database yang sama, yang biasanya berada pada lokasi yang berbeda. jika anda ingin menyimpan daftar file database ke dalam sebuah file dengan ekstensi yang berbeda, atau file dengan ekstensi hasil karangan anda sendiri. Anda bisa memodifikasi isi properties DefaultExt dari objek SaveDialog, sesuai keinginan anda.
6. Untuk membuka daftar database suatu file PlayList, diperlukan kode program untuk membuka file tersebut, menggunakan bantuan objek OpenDialog.
Aktifkan objek OpenDialog dengan nama OdBukaDaftar, kemudian pilih event onClick pada Objek Inspector, dan klik dua kali event sampai kotak dialog editor terbuka. Kemudian masukkan kode program berikut ini dalam procedure LbukaDaftarClick.
7. Setelah membuka dan menyimpan daftar database, ada kalanya penulis juga memerlukan fasilitas untuk menghapus suatu database, dari daftar database yang sedang aktif dalam Edit box.
8. Selain memiliki fasilitas untuk menghapus semua daftar database dengan cara mengklik satu kali pada objek label, program ini juga dilengkapi dengan kode program untuk menghapus satu database dari daftar database, tanpa harus menghapus seluruh daftar database yang ada pada objek Edit box .
9. Untuk memberikan perintah keluar dari program, cukup dilakukan dengan memberikan perintah halt pada event onclick dari label dengan nama Lkeluar.
10. Langkah selanjutnya adalah memasukkan kode program untuk objek. Objek tersebut memiliki beberapa tombol yang mempunyai fungsi berbeda-beda. Tetapi pada prinsipnya tombol-tombol ini sudah berfungsi. Jadi penulis tidak perlu lagi, menambahkan kode program yang banyak di dalamnya.
Pada objek, penulis hanya perlu menambahkan beberapa kode program yang perlu-perlu saja. Berikut ini adalah kode program untuk objek, yang dimasukkan ke dalam procedure.
11. Untuk memilih database dari daftar database yang tersedia, user cukup memilih item yang ada dalam objek Combobox.
Kode program berikut ini digunakan untuk memilih database dengan men-set indeks database dengan variable K yang bersifat global. Karena variable K bersifat global, nilai yang ada didalamnya satu file unit.
12. Untuk memainkan suatu database dalam playlist, user tidak harus mengklik tombol yang ada pada objek. User juga dapat memainkannya, dengan mengklik dua kali pada objek Edit box. Untuk onDbClick pada objek Edit box dengan nama LstDaftar.
13. Dalam program player yang baik, haruslah memiliki fasilitas untuk memainkan database secara otomatis, dari semua database yang ada dalam playlist. Untuk memainkan database secara otomatis baik secara urut, maupun random penulis membutuhkan bantuan objek .
Klik dua kali objek dengan nama 1 dan masukkan kode program berikut ini pada procedure yang terbentuk.
14. Berikut ini adalah kode program untuk membuat tulisan animasi berjalan ke kiri. Pembuatan animasi ini sudah pernah dibahas pada bab sebelumnya. Tulisan animasi yang ada pada program ini, didapat dari nama file database yang sedang dimainkan oleh player.
15. Selanjutnya aktifkan form dengan nama frmLayarPenuh, kemudian pada objek Inspector cari tab event. Setelah ketemu, klik dua kali event ini sampai kode editor Delphi muncul.
16. Setelah procedure FormDbClick terbentuk, masukkan kode program untuk menutup form sekaligus mengalihkan kembali gambar ke dalam objek panel pada procedure tersebut.
17. Setelah semuanya selesai, simpan dan jalankan program.
Setelah program dijalankan, buka file dengan tipe DB, kemudian jalankan file tersebut. Untuk melihat hasil tampilan program. Anda bisa melihat contoh tampilan
Jika anda menginginkan gambar yang memenuhi semua layar monitor. Klik tombol lihat satu layer penuh. Setelah tombol ini diklik, gambar akan memenuhi semua ruang dalam layer monitor.

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: