memahami struktur TOEFL

Memahami Structure TOEFL
Banyak lembaga perguruan tinggi atau instansi kerja — di dalam negeri maupun luar negeri — menuntut profesionalisme bahasa Inggris para calon yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris. Salah satu perangkat pengukurnya adalah TOEFL (Test of English as a Foreign Language). Banyak di antara calon tes mengalami kegagalan untuk memperoleh skor yang dipersyaratkan (= passing score) karena mereka belum memahami bahasa Inggris secara komprehensif dan tidak menutup kemungkinan bahwa mereka belum memiliki kiat-kiat yang mendukung untuk membantu perolehan skor yang lebih tinggi.

TOEFL biasanya menyajikan tiga bagian tes, yaitu Listening, Structure, dan Reading and Vocabulary. Structure merupakan bagian kedua, yang tak kalah penting dari kedua bagian lainnya, karena skor TOEFL adalah akumulasi dari skor ketiga bagian tes tersebut.

Tes Structure dalam TOEFL mencakup tes pengetahuan, keterampilan, dan penguasaan berbahasa Inggris dengan soal-soal yang memecahnya memerlukan pemahaman yang mendalam sehingga, misalny, satu butir soal akan mencakup pengertian yang cukup luas.

My brother, Dick, … has just bought a Cadillac.
(A) works in Birmingham,
(B) who works in a private bank,
(C) is working in Melbourne,
(D) is now in London,

Butir soal di atas, misalnya, akan bisa dijawab dengan cepat dan tepat oleh orang yang memahami predikat kalimat, apositif, relative clause, dan tenses.

Alokasi waktu untuk mengerjakan TOEFL terhitung amat singkat – umumnya satu tes structure terdiri atas limapuluh soal pilihan ganda yang harus diselesaikan dalam waktu limapuluh lima menit. Oleh karena itu, pemahaman orang yang akan mengikuti TOEFL tentang bahasa Inggris secara menyeluruh dan rinci sangat diperlukan dalam menempuh TOEFL agar ia merasa yakin bahwa jawaban dari butir-butir soal akan benar dalam waktu relatif singkat.

Perbandingan antara jumlah butir soal dan waktu yang tersedia juga menuntut kiat tersendiri untuk mencapai skor yang tinggi.

TOEFL akan sama untuk semua orang, tanpa mengenal kategori usia, jenjang akademis, atau taraf kesulitan soal. Lembaga pengguna hasil TOEFL hanya akan menentukan atau mensyaratkan skor minimal.

Agar mampu menyelesaikan soal-soal TOEFL secara baik, sudah seharusnyalah setiap peserta membekali diri dengan persiapan yang matang. Salah satu caranya adalah dengan banyak belajar dari buku-buku tentang TOEFL. Buku Sukses Menyelesaikan TOEFL (Structure) karya Surawan Martinus ini termasuk salah satu yang menyajikan banyak contoh soal TOEFL beserta langkah-langkah penyelesaiannya. Cakupan materi di dalamnya begitu menyeluruh dan lengkap, termasuk kiat-kiat yang diperlukan dalam menjalani tes. Karenanya, adalah langkah yang tepat menjadikan buku terbitan Indonesia Tera ini sebagai senjata agar sukses menyelesaikan TOEFL.

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: